BEM FP Gelar Istighosah dan Penggalangan Dana Atas Insiden pada Acara Agriculture Vaganza

Ustadz Abdullah dan Ustadz Muhammad Munir mengisi acara istighosah bersama Fakultas Pertanian di depan halaman RKB B. (Sumber : Maduraday.com/Reni Nor Aini)

Maduraday.com, BANGKALAN – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian menggelar kegiatan istighosah di halaman depan RKB B Universitas Trunojoyo Madura. Pada Sabtu, (10/11/18) pukul 07.00 WIB. 
Acara yang berlangsung Sabtu pagi ini diisi oleh Ustadz Abdullah dan Ustadz Muhammad Munir dalam memberikan ceramah dan doa istighosah. Kegiatan istighosah ini juga dihadiri oleh Dekan Pertanian, Bapak Slamet Subari. Wakil Dekan Pertanian, dan staf administrasi Fakultas Pertanian.
Bupati Agroteknologi, Moh. Yanto Arisandi mengatakan bahwa istighosah ini digelar karena adanya insiden pohon tumbang yang menimpa suporter mahasiswa pada saat acara Agriculture Vaganza berlangsung. Tujuannya untuk mendoakan korban yang mengalami insiden tersebut sekaligus melakukan penggalangan dana sebagai upaya membangun solidaritas Fakultas Pertanian.
Gubernur Pertanian, Faisol mengatakan bahwa sebenarnya Acara Agriculture Vaganza ini berlangsung dari tanggal 6 November sampai tanggal 15 November 2018 mendatang, namun atas insiden tumbangnya pohon yang menimpa tim suporter Agroteknologi di lapangan futsal tempo hari menjadi penyebab rentetan acara tersebut diberhentikan. 
Acara Agriculture Vaganza merupakan pekan perlombaan tingkat Fakultas khususnya Fakultas Pertanian dalam bidang keolahragaan. Sayangnya pada AV 2018 ini acara terpaksa diberhentikan atas insiden hari lalu. 
“Sebelumnya emang gak nyangka ya mbak kalau ada musibah kayak gitu, tapi ya gimana namanya juga musibah dan gak ada yang tau kapan datengnya. Apalagi itu kan hari kamis malam jumat ya mbak kalau katanya itu gak boleh ada kegiatan. Tapi ya mau gimana lagi kalau sudah musibah mbak” begitu tanggapan Ella mahasiswi program studi Agribisnis 18. 
Dekan Pertanian, Slamet Subari sangat mengapresiasi atas daya upaya yang dicurahkan dalam batas-batas maksimal yang terbatas. Beliau juga mengharapkan agar kejadian ini tidak terulang kembali sekaligus ada baiknya kejadian ini bisa dijadikan sebagai pelajaran dan cerminan diri agar tidak lagi terjadi hal-hal lain yang tidak diinginkan. - RNA

Posting Komentar

0 Komentar