Fahri Hamzah Kritik PSI: Belum Faham apa-apa soal Perda Syariah

 Wakil ketua DPR 2014-2019: Fahri Hamzah
Sumber : CNN Indonesia 


Maduraday.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tak akan mendukung Peraturan Daerah (Perda) Syariah yang akan diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia jika berhasil masuk parlemen pada 2019 mendatang. Menurutnya, sikap itu menunjukkan PSI tidak mengerti persoalan Perda Syariah. Dia pun menyarankan agar PSI lolos terlebih dulu di pemilu legislatif ketimbang banyak bicara. "PSI belum paham apa-apa tentang Perda Syariah. Dia [PSI] belum apa-apa, jadi dia harus berusaha masuk DPR dulu, mengerti dulu," ujar Fahri di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (15/11).
Perda Syaria merupakan salah satu ranah daerah untuk membuat aturan sendiri. Misalnya, ada satu daerah yang korupsinya merajalela maka Perda Syariah dibuat agar orang-orang terikat secara moral, selain sumpah jabatan. "Misalnya orang Islam menambah Demi Allah saya bersumpah kayak begitu yang diambil dari ayat-ayat suci dan sebagainya, itu bisa jadi Perda Syariah untuk menanggulangi peristiwa pidana korupsi apa masalahnya, dan isunya apa" ucap Fahri. Dan Fahri meminta agar PSI lebih banyak belajar bersikap dewasa dalam menyikapi persoalan. "Sebab PSI ini banyak sekali ngomong yang tidak benar. Dia tidak paham sebenarnya apa masalahnya dan isunya apa. Jadi dia tidak paham apa yang dia katakan," ujarnya. Fahri pun menyarankan agar PSI berusaha terlebih dulu masuk ke parlemen dan mencari konstituen, meski dia melihat kans tersebut berat.
"PSI akan mencegah lahirnya ketidakadilan, diskriminasi, dan seluruh tindakan intoleransi di negeri ini. PSI tidak akan pernah mendukung perda-perda Injil atau perda-perda syariah. Tidak boleh ada lagi penutupan rumah ibadah secara paksa," ujar Grace, selaku ketua umum PSI Natalie dalam sambutan yang ia sampaikan untuk peringatan hari ulang tahun keempat PSI, ICE BSD, Tangerang, Minggu (11/11) malam.

Posting Komentar

0 Komentar