Faktor Usia, Sebuah Pohon Tumbang Akibatkan Belasan Mahasiswa Alami Luka

Jayanti saat menjelaskan kronologis tragedi pohon jatuh di lapangan futsal UTM. (Sumber: Maduraday.com/Wiji Suandriyani)



Maduraday.com, Bangkalan – (09/11/18) Karena faktor usia, sebuah pohon di Universitas Trunojoyo Madura tumbang mengakibatkan 12 mahasiswa alami luka. Dua diantaranya adalah Najib dan Mukhlis, yang sekarang sedang dirawat inap disalah satu rumah sakit di kota Bangkalan.
Keduanya merupakan mahasiswa jurusan Agroekoteknologi di Universitas Trunojoyo Madura yang tertimpa pohon saat menyaksikan pertandingan futsal antara Prodi Agribisnis dan Prodi Agroekoteknologi di dekat lapangan  futsal pada Jumat (08/11) sekitar pukul 16.00 WIB.
Mukhlis mengalami keretakan pada kakinya. Sementara Najib mengalami keretakan pada tulang hidungnya.
“Tadi kejadiannya sekitar jam 16.00 WIB. Tiba-tiba pohon yang ada di selatan lapangan futsal tumbang dan menimpa puluhan mahasiswa yang kebetulan menyaksikan pertandingan yang sedang berlangsung. Sontak hal itu membuat kaget semua orang termasuk saya yang berada disitu dan melihatnya secara langsung,” ungkap Jayanti salah satu saksi mata.
Selain itu, pohon tumbang tersebut juga mengakibatkan pertandingan voli yang berlangsung dihentikan karena hampir separuh lapangan futsal ditutupi oleh badan pohon. 
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi belasan mahasiswa harus segera dilarikan kerumah sakit karena peristiwa ini. Korban yang paling parah mengalami pendarahan di otaknya dan harus dioperasi. Korban awalnya dilarikan ke rumah sakit di Bangkalan tapi pada hari Jumat jam 14.00 harus dibawa ke RS Soetomo untuk segera dioperasi.
“Usia pohon disini memang relatif sudah tua, karena mengingat pada awal kampus ini dibuka pohon ini sudah ada. Jadi tidak mengherankan bila pohon-pohon disini tiba-tiba tumbang karena dimakan usia. Saya turut berduka cita atas kejadian yang terjadi kemarin, saya harap tidak ada kejadian seperti itu lagi dan semoga para korban segera mendapatkan pertolongan,” ungkap salah satu tukang kebun yang bekerja disitu. (WS)

Posting Komentar

0 Komentar