Janji Pemprov Jatim Santuni Korban Tewas di Viaduk Tugu Pahlawan

Pakdhe Karwo memberikan keterangannya saat diwawancara pers. (Sumber : Jawapos)


Maduraday.com, SURABAYA – Dilansir dari Detik.com, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengupayakan pemberian santunan terhadap korban tewas dalam insiden drama kolosal ‘Surabaya Membara’ di Viaduk Tugu Pahlawan Surabaya, (9/11/2018). “Semua Korban Meninggal, yang sakit dan luka itu akan ditanggung oleh pemerintah,”ujar Gubernur Soekarwo setelah mengikuti renungan malam di Taman Makam Pahlawan Surabaya.
Pria yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur dalam dua periode ini berujar bahwa pihaknya akan memberikan santunan sejumlah Rp 10 juta kepada korban meninggal. “Untuk korban meninggal, penguburan dan biaya semuanya sekitar Rp 10 juta. Sedangkan untuk biaya pengobatannya akan ditanggung semua,” ujarnya.
Pemprov jatim lebih memilih mencari solusi ketimbang mencari pihak yang bersalah dalam insiden ini. Sedangkan dari pihak pakde karwo sendiri tak mau berkomentar terkait pihak-pihak yang harusnya disalahkan. “Kita pendekatannya kemanusiaan. Bukan mencari siapa yang salah dan benar. Tapi cari solusi yang ada. “Saat ini korban ada yang dirawat di RSUD dr. Soetommo, RS PHC, dan RSUD Soewandhi,” kata Pakde Karwo disela-sela wawancara.
Dalam pelaksanaannya, pihak penyelenggara ‘Surabaya Membara’ tidak melakukan kerjasama dengan Pemprov Jatim, akan tetapi Pakde Karwo tidak mempermasalahkan penggunaan logo Pemprov Jatim di poster kegiatan. “Itu tidak masalah karena untuk ulang tahun Pemprov. Tapi sementara dicek, memang tidak ada kerjasama dengan kita. Tapi sebelum-sebelumnya memang ada kerja sama,” tuturnya.
Beliau sangat mengapresiasi semangat masyarakat Surabaya dalam memeriahkan HUT Pemprov Jatim. “Ini partisipasi masyarakat dalam menggelorakan 10 November dan ulang tahun Jatim. Makanya kami apresiasi. Makanya judulnya apresiasi kemanusiaan, bukan mencari yang salah dan benar,” ungkap Pakde Karwo. (FH)

Posting Komentar

0 Komentar