Jokowi Sukses Atasi Kemiskinan, Indonesia Jadi Tempat Belajar 15 Negara




ilustrasi, persentase kemiskinan di indonesia
( sumber : keuangan.co)

Maduraday.com, JAKARTA - Dilansir dari Okezone.com, melihat fakta program Joko Widodo atasi kemiskinan di Indonesia kini hanya satu digit saja atau 9,82%. Melihat programnya kini 15 negara mengaku belajar dari Indonesia tentang penanggulangan kemiskinan hingga pelosok-pelosok daerah dari Indonesia.
Negara-negara dari Nigeria dan 14 negara lainnya mengaku tertarik dengan Program Keluarga Harapan (PKH) atau Conditional Cash Transfer (CCT). Sebanyak 20 delegasi Pemerintah Nigeria menyambangi kantor Kementerian Sosial RI, untuk lebih mengetahui lebih dalam tentang penerapan Program Keluarga Harapan (PKH) Jum'at (16/11/2018).
Assistant Project Accountant Negeria Cash Transfer Officer Adam Ibraheem Salisu mengatakan selain untuk bersilaturahmi, kunjungan kerja itu dimaksudkan untuk bertukar informasi terkait CCT di negaranya maupun di Indonesia.
“Keberhasilan Indonesia dalam menurunkan angka kemiskinan menarik kami untuk mempelajari bagaimana program ini berjalan,” kata Adam.
Berbagai negara sudah menerapkan CTT diantaranya adalah Indonesia, Brasilia dan Kenya, dikatakan Adam masing-masing negara mempunyai kelebihan dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan ini. “Indonesia sebagai negara besar mempunyai infrastruktur CCT yang sangat bagus dan sistem yang baik,” tegasnya.
Sementara, Direktur Jaminan Sosial Keluarga Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Nur Pujianto mengaku senang mendapatkan kunjungan dari delegasi Nigeria. Untuk itu, pemerintah memberikan berbagai penjelasan kepada mereka mengenai penerapan PKH.
“Kita jelaskan semua mengenai penerapan PKH kepada delegasi Nigeria,” tegas Nur Pujianto.
Salah satu keberhasilan PKH Nur Pujianto telah mencontohkan dengan adanya kontrol dan bimbingan yang ketat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dilakukan oleh pendamping PKH dan Peksos Supervisor. “Dalam melakukan pengawasan dan bimbingan kepada KPM kita lakukan secara berjenjang dan mereka bertanggung jawab langsung kepada Kementerian Sosial RI,” tambahnya.
Sebanyak 14 negara sebelumnya telah melakukan studi keberhasilan PKH. Mereka antara lain Malaysia, Filipina, Timor Leste, Myanmar, Fiji, Papua Nugini, Vietnam, Mongolia, Korea, Laos, Pakistan, Uzbekistan dan Azerbaijan.
(ptr)

Posting Komentar

0 Komentar