Mamasa Kembali Terguncang Gempa


Ilustrasi gempa bumi. (Sumber : Mindra Purnomo/detikcom)

Maduraday.com, MAMASA-  Dilansir dari Kompas.com— Belasan siswi di Mamasa, Sulawesi Barat, pingsan karena panik dan ketakutan saat gempa berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang Mamasa pada Sabtu (3/11/2018) kemarin. Mereka tengah belajar di kelas. Siswa yang pingsan kemudian dievakuasi para guru ke ruang unit kesehatan sekolah (UKS) untuk mendapatkan pertolongan pertama. Gempa bumi Mamasa awalnya terjadi pada pukul 13:04:00 Wita atau 12:04:00 WIB, bermagnitudo 4,7 SR, berada di kedalaman 10 km, dimana pusat gempa di darat 13 km dari timur laut Mamasa.



Beberapa dari siswi tersebut ada yang dibawa ke puskesmas Mamasa. Mereka umumnya mengalami sesak napas dan kejang-kejang. Gempa yang berlangsung hitungan detik tersebut mengguncang ruangan hingga dinding gedung sekolah retak. Kaca-kaca jendela kelas bergetar dan sejumlah ornamen sekolah, seperti pot di halaman berjatuhan.



Jefri, siswa SMA Negeri 1 Mamasa, mengatakan, temannya, terutama perempuan, mengalami kejang-kejang dan sesak napas. Apalagi, saat itu, menurut Jefri, tanah terasa bergetar dan atap sekolah berbunyi seolah akan runtuh. “Ada sekitar 12 siswa yang dilarikan ke rumah sakit karena ketakutan saat gempa hingga pingsan,” kata Jefri, siswa SMA Negeri 1 Mamasa.Gubernur Longki Mengaku Tak Berada di Palu Saat Gempa dan Tsunami Hingga Minggu (4/11/2018), setidaknya telah terjadi lebih dari sepuluh kali gempa bumi yang dampaknya dirasakan warga di Mamasa. Gempa yang paling besar terjadi dua kali dan menyebabkan sejumlah bangunan retak. Pada Minggu pukul 5.30 Wita, gempa cukup keras juga terasa di berbagai daerah kabupaten di Sulawesi Barat, seperti Mamasa, Polewali Mandar, Majen, hingga Kota Mamuju. (NFI)

Posting Komentar

0 Komentar