Monumen Bebas Tributa, Monumen Kebanggaan Masyarakat Bangkalan

Monumen Bebas Tributa pemberian Pemprov Jawa Timur. (Sumber : Maduraday.com/Achmad Dicky S.)


Maduraday.com, Bangkalan - Madura merupakan salah satu wilayah bagian di Indonesia yang kaya akan budaya dan ciri khas bangunannya. Tentu ciri khas tersebut tidak terbentuk dengan sendirinya, melainkan melalui proses dan sejarah disetiap pembangunannya. Salah satu diantaranya yaitu monumen bebas tributa, yakni monumen yang menjadi kebanggaan masyarakat Bangkalan. Monumen ini dibangun ditempat yang cukup strategis, yakni di tengah kota Bangkalan, yang dekat dengan Pendopo dan Taman Paseban. Bangunan monumen kota ini merupakan prasasti yang diberikan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur, yang memuat pernyataan pemberian untuk semua masyarakat Bangkalan. Rabu,(14/11).
Monumen yang dikenal dengan sebutan Monumen Bebas Tributa ini memang menjadi kebanggaan masyarakat, khususnya masyarakat Bangkalan. Seperti namanya, monumen ini dijadikan sebagai simbol pengharapan Gubernur Jawa Timur pada masa itu yakni Soelarso. Dengan tujuan mendorong masyarakat luas agar mendukung terwujudnya masyarakat Bangkalan yang bebas dari buta aksara, buta pengetahuan, dan buta keterampilan atau pekerjaan. 
Tidak hanya berfungsi sebagai lambang program pemerintah Provinsi Jawa Timur saja, namun sama seperti Monumen Arek Lanchor yang ada di Kabupaten Pamekasan, Monumen Bebas Tributa ini didirikan untuk memperindah letak kota Bangkalan sendiri. Bangunannya sempat menjalani renovasi dan dipasang jam kota yang bisa dilihat oleh semua orang yang sedang melintas disekitarnya. Letaknya juga berada tepat di perempatan kota dan hal tersebut memudahkan semua orang untuk bisa melihatnya dari bermacam arah ruas jalan.
“Kalau menurutku sih, keberadaan monumen ini sangat bagus, karena letaknya sendiri yang berada di tengah alun-alun, dan monumen tersebut merupakan ikonnya Kota Bangkalan, dan sudah jadi ciri khas Kota Bangkalan, sebagai orang Bangkalan saya merasa bangga, apa lagi sekarangkan sudah diperbarui, jadi kelihatan lebih keren, ada jamnya, jadi lebih bagus daripada jaman dulu,” Ujar Rifat selaku warga asli Bangkalan. (NFI)

Posting Komentar

0 Komentar