Penertiban Pasar Gembong Surabaya Oleh Satpol PP Mengalami Kericuhan

Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya AKP Deny Prabowo menjelaskan kejadian bentrok PKL dengan Satpol PP. (Sumber : Luhur pambudi)


Maduraday.com, SURABAYA – Penertiban Pasar Gembong Surabaya oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengalami kericuhan dengan pedagang kaki lima (PKL) pada Senin (12/11/2018). Insiden bentrok antara pedagang kaki lima Pasar Gembong dan Satpol PP Kota  Surabaya hingga berujung blokade Jalan Kapasari. 
Pukul 16.30 WIB, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya tiba ke Jalan Kapasari dengan 3 mobil dinas berisi anggota Satpol PP dan satuan mobil dinas truk angkut barang, selama 30 menit keributan mulai tejadi lantaran warga pedagang menolak aksi penertiban oleh Satpol PP yang dinilai terlalu arogan.
Emosi  para pedagang tak bisa dihentikan, para PKL bersama sama melakukan perlawanan terhadap anggota Satpol PP. Salah satu truk satpol PP dirusak oleh para PKL, kemudian truk tersebut disandera warga dari para petugas Satpol PP.
Seperti yang dilansir SURYA.co.id, tim Sabhara Polrestabes Surabaya tiba untuk meredam aksi kericuhan Satpol PP dengan PKL.  Kasat Sabhara AKP Deny Prabowo menuturkan anggota polrestabes diturunkan untuk meredam bentrokan dan menormalisasikan arus lalu lintas Jalan Kapasri. Sebelum polisi buka kembali Jalan Kapasari, AKP Deny mengatakan terlebih dulu pindahkan mobil truk satpol PP yang disandera para PKL dengan cara menderek. ( AZ )

Posting Komentar

0 Komentar