Pengunjung Perpustakan UTM Semakin Meningkat, tapi Minat Baca Rendah


Ruang Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura (Sumber : Wiji Suandriyani)

Maduraday.com, BANGKALAN – (23/11/18) Untuk memenuhi kebutuhan membaca, lembaga pendidikan biasanya menyediakan fasilitas berupa perpustakaan seperti yang ada di Universitas Trunojoyo Madura. Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura berada di Gedung Cakra, tepatnya di lantai 3-4 dibagi menjadi 2 bagian karena keterbatasan tempat. Dari fasilitas peminjaman buku di perpustakaan ini menggunakan alat elektronik dan juga manual tergantung dari buku tersebut terdapat label yang diletakkan petugas. Jam aktif perpustakaan pada hari Senin-Kamis dari pukul 08.00-15.00 WIB dan hari Jumat mulai pukul 08.00-14.00 WIB. Sebagai salah satu penumbuh minat pembaca mahasiswa untuk berkunjung ke perpustakaan ini, para petugas bersenang hati untuk mengadakan pameran buku dan dosen juga memberi refrensi tugas agar mahasiswanya berkunjung ke perpustakaan untuk mengerjakan tugas.
Menurut pemaparan Hanin selaku petugas perpustakaan, tingkat baca mahasiswa UTM dari bulan ke bulan semakin meningkat, jadi itu membuktikan bahwa mahasiswa UTM masih memiliki minat untukmembaca di perpustakaan.
“Dari ketujuh Fakultas yang ada di UTM, yang sering membaca di perpustakaan adalah  Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomi. Kebanyakan adalah mahasiswa semester akhir yang mengerjakan skripsi dan saat menjelang UTS dan UAS,” ungkapnya.
Dari pemaparan diatas menunjukkan bahwa minat mahasiswa membaca di perpustakaan itu hanya pada saat-saat tertentu, bukan karena minat baca dari mahasiswa sendiri. Ini menandakan bahwa mahasiswa masih belum sadar akan pentingnya membaca bagi diri sendiri. Jika bukan karena tugas dari dosen, maka mahasiswa akan enggan pergi ke perpustakaan untuk membaca. Padahal dari pemaparan Hanin, pengunjung perpustakaan dari bulan ke bulan semakin meningkat.
“Saya mahasiswa baru semester 3, tapi dari awal semester saya sering mengunjungi perpustakaan karena memang hobi membaca dan juga saat mengisi waktu senggang sambil menunggu kelas saya dimulai. Ada kalanya jika perpustakaan ini sedang ramai-ramainya, menurut saya itu adalah mahasiwa yang mengunjungi perpustakaan hanya karena tugas, bukan karena minat membacanya sendiri,” ungkap Rani, salah satu mahasiwa UTM. 
Yang menjadi permasalahan adalah, mengapa mahasiswa hanya mengunjungi dan membaca buku di perpustakaan saat ada tugas dari dosen semata? Disini akan dijelaskan salah satu alasan mengapa minat baca mahasiswa UTM masih rendah.
“Sekarang era digital mbak, internet sudah maju. Jadi mengapa jarang sekali mahasiwa mengunjungi perpustakaan, alasannya mungkin adalah mereka bisa membaca buku lewat handphone contohnya ebook. Lalu sekarang juga bisa menggunakan google untuk menjawab segala pertanyaan-pertanyaan dengan mudah. Mungkin mereka lebih memilih gampangnya saja daripada ribet harus ke perpustakan untuk baca buku. Jadi mereka biasanya lebih memilih untuk pergi ke warung kopi untuk membaca buku online atau sekedar nongkrong-nongkrong daripada mengunjungi perpustakaan,” ujar ER, salah satu mahasiswa UTM yang tidak mau disebutkan namanya.
(MRA)

Posting Komentar

0 Komentar