Praktis, Kini Buku Nikah Diganti Kartu Nikah

Kartu nikah menggantikan buku nikah. (Sumber : Dokumen Kementerian Agama)


Maduraday.com, JAKARTA – Dilansir dari detik.com, Kementerian Agama merencanakan penggantian buku nikah dengan kartu nikah rampung 2020 yang akan dimulai pada akhir November 2018. Sekitar 2020, sudah tidak ada lagi penggunaan buku nikah dan benar-benar tergantikan oleh kartu nikah yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah Berbasis Wabsite (Simkah Web).
Simkah Web merupakan website untuk mempermudah pengelolaan administrasi nikah dan rujuk pada KUA dengan dukungan validitas data yang terintegrasi dengan data Kependudukan dan Catatan Sipil. Kartu nikah berisi tentang informasi pernikahan berupa nama, nomor akta nikah, nomor perforasi buku nikah, tempat dan tanggal nikah juga kode QR.
Bagi masyarakat yang menikah, kartu nikah dapat dimiliki tanpa biaya. “Kepada masyarakat, gratis” ujar Muhammadiyah Amin, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Senin (12/11/2018). Dengan anggaran dari pemerintah sebesar Rp 1 miliar untuk mencetak satu juta kartu nikah.
Amin juga menyatakan bahwa keamanan dari kartu nikah lebih aman untuk tidak dipalsukan daripada buku nikah. “Ini dijamin keamanannya dari pemalsuan. Karena ada barcode/QR scanner yang tersambung dengan website simkah untuk mengatasi maraknya pemalsuan buku nikah.” imbuhnya. (SD)


Posting Komentar

0 Komentar