Trobosan Baru Buku Nikah yang Mirip KTP, Begini Tanggapan Kemenag  

Peluncuran SIMKAH web. Buku nikah yang mirip ktp dan bercode QR. (Sumber : Twitter/@Kemenag_RI)


Maduraday.com, JAKARTA - (12/11/2018) Dilansir dari laman Tribunnews.com Buku nikah akan diubah menjadi kartu nikah yang memiliki kemiripan seperti KTP dan ATM. Peluncuran kartu nikah berbentuk KTP, SIM, dan ATM ini  digunakan untuk mengganti fungsi buku nikah lama. Penggantian buku nikah dengan kartu nikah dimaksudkan Kemenag (Kementrian Agama) agar lebih praktis dalam merekam dokumen-dokumen administrasi pernikahan. Selain itu, penyimpanan dokumen pernikahan yang semula berbentuk buku nikah menjadi lebih ringkas karena berubah menjadi sitem komputerisasi. Tak hanya dengan itu buku nikah yang telah di komputerisasi ini akan lebih menghemat budget negara dan meminimalisir adanya pemalsuan dokumen. 
Menteri Agama Lukman Hakim Sifuddin memberikan klarifikasi terkait buku nikah yang diisukan akan dihapus. Ia mengatakan, buku nikah tetap didapatkan oleh pasangan yang akan menikah, meski nanti akan memiliki kartu nikah. “Tidak ada penghapusan buku nikah, buku nikah tetap (ada) merupakan dokumen resmi terkait pencatatan nikah.” ujar Menag yang ditemui di kantor Kemenag RI, MH.Thamrin (12/11/18)
Tak hanya sampai disitu penggunaan Kartu Nikah berbasis modern ini akan  membuat para pasangan agar mentaati prosedur yang telah ditetapkan dalam Pasal 2 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974. “bahwa tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku”. Yang mana artinya dapat kita simpulkan bahwa pernikahan itu haruslah sah di mata hukum dan agama.
Peluncuran Aplikasi “SIMKAH” (Sistem Informasi Manajemen Nikah) sudah di ujicobakan ke seluruh provinsi di Indonesia. Dengan aplikasi ini, pelayanan pencatatan nikah tidak lagi dilakukan manual, tapi sudah memanfaatkan computer baik dalam penulisan maupun penyimpanan data. Aplikasi ini juga menyediakan fitur pencetakan kartu nikah yang dapat dibawa kemana saja kapan saja dan dapat berfungsi sebagai penggantii buku nikah. Lukman mengatakan, kartu nikah dapat memudahkan masyarakat untuk mendaftar sesuatu yang memerlukan buku nikah sebagai syarat. (DBAS) 

Posting Komentar

0 Komentar