UKM FT Blue Murder Gelar “PENGGAL” yang Bernuansa Tradisional


Pentas tari dalam pembukaan pentas tunggal oleh blue murder di gedung GSC UTM
(Sumber : Maduraday.com /Chairawan S.) 

Maduraday.com, BANGKALAN – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Blue Murder Fakultas Teknik, Universitas Trunojoyo Madura yang merupakan organisasi pecinta seni, menggelar event PENGGAL (Pentas Tunggal) yang bertempat di Gedung Student Center yang bertemakan Pandan Wangi, Kamis (22/11/2018).

“Tema Pandan Wangi ini mempunyai makna bahwa wangi merupakan bau harum serta pandan menggambarkan masyarakat tradisional, dalam artian pentas seni yang ditampilkan bernuansa adat-adat dahulu atau kental dengan ke tradisionalanya,” ujar Marcel selaku ketua pelaksana event PENGGAL.

Pada pentas tunggal ini tidak hanya drama aksi yang akan ditampilkan, ada juga pentas seni tari yang tak kalah meriah. Rentetan acara tersebut dimulai pukul 19.00 sampai 23.30 WIB, yang pertama adalah pembukaan, sambutan ketupel event PENGGAL, penampilan seni tari, dan dilanjutkan dengan pementasan 2 drama.
Adapun drama yang ditampilkan berjudul Bulan Bujur Sangkar karya Iwan Simaltupang yang di sutradarai oleh Dul Basir serta Pakaian dan Kepalsuan hasil karya Averchenko dan disutradarai oleh Carpet, yang masing-masing aktornya diperankan oleh anggota Blue Murder sendiri.

Kedua drama ini merupakan sebuah kritik terhadap realita kehidupan, seperti drama Pakaian dan Kepalsuan yang sebagian besar menceritakan seseorang dalam kehidupnaya ia bekerja namun tujuan sebenarnya yakni untuk mendapatkan nama baik semata atau pencitraan.

Acara yang berdurasi 4 jam tersebut disaksikan ratusan pasang mata penonton. Mulai dari anggota organisasi, Komunitas lain, hingga penononton umum. “Meriah sekali pentas seni ini, menurut saya ini termasuk teater drama yang terbagus sih yang pernah saya lihat”, ungkap Andy salah satu penoton. Acara ini dilaksanakan dengan harapan UKM Blue Murder mampu menunjukan eksistensinya dan terus menciptakan karya seni. (ADS)

Posting Komentar

0 Komentar