Unik dan Sederhana, Nase’ Jhajhan Makanan Khas Kabupaten Pamekasan

Nase' Jhajan makanan khas Pamekasan. (Sumber : Maduraday.com/Wiji Suandriyani)

Maduraday.com, PAMEKASAN – (14/11/18). Kabupaten Pamekasan merupakah salah satu Kabupaten di Pulau Madura yang dikenal dengan julukan Kota Gerbang Salam. Selain terkenal dengan julukannya, Pamekasan juga dikenal memiliki kuliner khas yang beragam, salah satunya adalah nase’ jhajhan.
Nama nase’ jhajhan sendiri diambil dari susunan menu yang disajikan didalam nasi yang dibungkus daun pisang. Namun karena susahnya mencari daun pisang saat ini dan ingin praktis, banyak penjual yang sudah beralih menyajikannya di piring ataupun dibungkus dengan kertas minyak. Padahal daun pisang membuat aroma dan rasanya tidak berubah walaupun dibawa sebagai bekal perjalanan keluar kota. Kekhasan dari nase’ jhajhan terletak pada menu lauknya yang beraneka ragam.
“Nase’ jhajhan sendiri sebenarnya adalah nasi campur mbak, tapi orang sini sering menyebutnya dengan nase’ jhajhan. Yang membuat nasinya khas adalah lauk pauknya yang beraneka ragam saat disajikan, ada daging bumbu, telor kuah petis, tempe bumbu, acar, mie dan ditambah lagi dengan sambal yang pedas,” ujar Agus, salah satu pegawai restoran.
Bagi Anda yang ingin menikmati makanan ini tidak sulit untuk mendapatkannya, langsung saja datang ke kawasan Parteker, Kabupaten Pamekasan. Banyak sekali depot, resto, maupun warung di tepi jalan yang menyajikan makanan in tentunya dengan harga yang terjangkau.
“Saya baru pertama kali datang ke Pamekasan, lalu saya mencoba nase’ jhajhan ini. Saya pikir rasanya mungkin seperti nasi campur pada umumnya, ternyata diluar dugaan saya, rasanya sangat enak sekali. Entah rempah-rempah apa yang mereka masukkan di dalam masakannya tapi yang paling saya suka adalah daging bumbunya karena sangat empuk dan bumbunya sangat terasa,” ungkap salah satu pengunjung. (WS)

Posting Komentar

0 Komentar